Berita terkini

Keluar Dari Kotak Ekspektasi: Perempuan Berhak Berjalan di Jalurnya Sendiri

ditulis oleh Khairana Ramadhani Nursyabri (Anggota Bidang Eksternal Kohati Kom KG UH Periode 1447-1448 H/ 2025-2026 M) Dalam kehidupan bermasyarakat, perempuan sering kali dihadapkan pada sebuah standar tidak tertulis yang mengatur bagaimana seharusnya mereka menjalani hidup. Terdapat semacam ekspektasi sosial yang menetapkan pencapaian pencapaian ideal, mulai dari menempuh pendidikan tinggi, membangun karir yang mapan, hingga …

Keluar Dari Kotak Ekspektasi: Perempuan Berhak Berjalan di Jalurnya Sendiri Read More »

Dari Komisariat untuk Bangsa: Menjaga Api Pancasila Tetap Menyala

Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Ini bukan sekadar hari libur atau upacara bendera biasa. Pancasila lahir sebagai dasar negara yang merangkum nilai-nilai luhur bangsa, mulai dari ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, hingga keadilan sosial. Namun, saya melihat bahwa peringatan ini seringkali berlangsung tanpa perenungan yang mendalam, terutama di kalangan generasi muda. …

Dari Komisariat untuk Bangsa: Menjaga Api Pancasila Tetap Menyala Read More »

Kesehatan Mental Perempuan: Beban yang Tak Terlihat di Balik Senyuman

ditulis oleh Ratrya Safalova selaku Anggota Bidang Internal Kohati periode 2025-2026M/1997-1998 H Kesehatan mental perempuan adalah isu yang terlalu lama bersembunyi di balik ekspektasi sosial. Perempuan dibesarkan dalam budaya yang mengajarkan ketabahan sebagai kebajikan tertinggi—”jangan lebay,” “sabar itu indah,” “perempuan harus kuat untuk keluarganya.” Akibatnya, jutaan perempuan menanggung beban psikologis yang tak pernah mendapat ruang …

Kesehatan Mental Perempuan: Beban yang Tak Terlihat di Balik Senyuman Read More »

Menanggapi Kritik terhadap HMI: Antara Autokritik, Relevansi, dan Tanggung Jawab Kader

ditulis oleh Muh. Xavier Syafwan Al-Firdaus Putra selaku Ketua Umum HMI Komisariat Kedokteran Gigi Unhas periode 1446-1447 H Ruang digital hari ini telah menjadi tempat terbukanya banyak pandangan, termasuk kritik terhadap organisasi mahasiswa. Salah satunya adalah video yang menyinggung Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI, dengan pertanyaan yang cukup tajam: mengapa HMI hari ini dianggap kurang menarik, …

Menanggapi Kritik terhadap HMI: Antara Autokritik, Relevansi, dan Tanggung Jawab Kader Read More »

Manifestasi Insan Pencipta: Menjadikan Kewirausahaan sebagai Medan Juang HMI

Kewirausahaan dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan manifestasi dari profil “Insan Pencipta” yang menuntut kader untuk tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Dengan membangun mentalitas wirausaha, kader dapat menjaga independensi organisasi dari intervensi politik praktis maupun ketergantungan finansial pihak eksternal. Kemandirian ini menjadi fondasi penting agar HMI tetap konsisten menjalankan misi …

Manifestasi Insan Pencipta: Menjadikan Kewirausahaan sebagai Medan Juang HMI Read More »

Memahami Struktur Patriarki dalam Kehidupan Modern

Penindasan terhadap perempuan bukanlah sekadar kumpulan prasangka individu, melainkan sebuah sistem struktur sosial yang terorganisir. Patriarki sebagai sistem hubungan sosial di mana laki-laki mendominasi, menindas, dan mengeksploitasi perempuan. Melalui enam struktur utama, seperti produksi rumah tangga, kerja upahan, hingga kekerasan negara, ia menunjukkan bahwa ketidakadilan gender meresap ke setiap sendi kehidupan, membuat posisi perempuan sering …

Memahami Struktur Patriarki dalam Kehidupan Modern Read More »

Menjaga Marwah Tenaga Kesehatan melalui Kejelasan Atribut Pegawai Program Gizi

ditulis oleh Ayu Wulandari (Ketua Bidang Internal Korps HMI-Wati Periode 1997-1998 H) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Namun, dalam pelaksanaannya muncul perhatian publik terkait penggunaan seragam pegawai MBG yang dinilai menyerupai pakaian tenaga kesehatan (nakes). Kesamaan atribut ini menimbulkan pertanyaan mengenai kejelasan identitas …

Menjaga Marwah Tenaga Kesehatan melalui Kejelasan Atribut Pegawai Program Gizi Read More »

Mendefinisikan Ulang Makna Menjadi Perempuan

ditulis oleh Putri Adelia Ilham (Anggota Bidang Eksternal Kohati periode 1997-1998 H) Dalam diskursus kesetaraan, karya fenomenal Simone de Beauvoir yang berjudul The Second Sex menjadi buku yang paling berpengaruh di dunia. Buku ini membedah posisi perempuan dalam peradaban. Intisari pemikiran Beauvoir yang paling radikal terangkum dalam gagasan bahwa seseorang tidaklah dilahirkan sebagai perempuan, melainkan …

Mendefinisikan Ulang Makna Menjadi Perempuan Read More »

Kelas Keperempuanan 2026

Makassar, 10 Februari 2026 – Bidang Internal Kohati Komisariat Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja bertajuk “Kelas Keperempuanan”, dengan mengusung tema “Kohati Responsif dan Solutif: Membangun Analisis Isu Keperempuanan untuk Aksi Nyata”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang isu-isu keperempuanan yang dikaji dari perspektif Islam, menjadi wadah diskusi interaktif dan mempererat silaturahmi …

Kelas Keperempuanan 2026 Read More »

Tragedi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 dan Refleksi Keselamatan Penerbangan

ditulis oleh A. Nesya Amrirah Salfadira selaku Anggota Bidang Penelitian Pengembangan dan Pendataan Anggota, Departemen Litbang Anggota HMI Komisariat Kedokteran Gigi Unhas periode 1446-1447 H Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, telah berhasil dievakuasi setelah seluruh korban ditemukan oleh tim SAR gabungan. Pesawat …

Tragedi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 dan Refleksi Keselamatan Penerbangan Read More »

Scroll to Top