Peran Kader HMI di Era Society 5.0

Dalam organisasi, kader berperan sebagai tenaga penggerak organisasi, calon pemimpin dan benteng organisasi. Secara kualitatif, kader memiliki mutu, kesanggupan kerja dan berkorban lebih besar dari anggota biasa. Kader itu anggota inti organisasi yang akan menjadi benteng jika ada “serangan” dari luar dan penahan penyelewengan dari dalam. Dalam sebuah organisasi, kader merupan seseorang yang sedang dalam pembinaan yang tidak selalu akan memegang tongkat estafet tampuk pemimpin, tetapi yang pasti akan dipercaya memegang amanat organisasi.Terkait dengan fungsinya itu, untuk menjadi kader organisasi yang berkualitas, setiap anggota harus menjalani pendidikan, latihan, dan proses perkaderan lainnya yang tertera pada pedoman perkaderan HMI. Anggaran Dasar, Pasal 8 dikatakan bahwa “ HMI berfungsi sebagai organisasi kader”.

Perubahan sosial pada dasarnya adalah salah satu elemen penting dalam transformasi masyarakat yang terjadinya dapat ditandai dengan perubahan komposisi, struktur, fungsi, batas dan lingkungan dalam suatu sistem sosial masyarakat. Selain itu beberapa tokoh juga berpendapat bahwa gerakan sosial adalah salah satu cara utama untuk menata ulang masyarakat kearah yang lebih baik. HMI adalah salah satu wadah pengembangan potensi pada tingkat awal dari seorang agen perubahan. HMI adalah organisasi yang berorientasi kepada perekrutan dan pembinaan haruslah dapat menciptakan calon calon pemimpin bangsa yang berkwalitas insane cita sesuai dengan tujuan luhur HMI itu sendiri.

society 5.0 merupakan era yang dicetuskan oleh pemerintah Jepang. Konsep masyarakat yang berpusat pada manusia (human- centered) dan berbasis teknologi (technology based). Di dalam konsep “Society 5.0” ini, manusia akan berperan lebih besar dengan mentransformasi big data menjadi suatu kearifan baru yang pada akhirnya meningkatkan kemampuan manusia untuk membuka peluang-peluang bagi kemanusian demi tercapainya kehidupan bermakna. Menurut Kantor Kabinet Jepang Era Society 5.0 merupakan sebuah masyarakat yang berpusat pada manusia yang menyetarakan kemajuan ekonomi dengan menyelesaikan masalah sosial melalui suatu sistem yang menghubungkan ruang maya dan ruang fisik 4.0. Artinya era 4.0 dan 5.0 ini tidak jauh berbeda hanya saja di era 5.0 ini lebih mengdegradasikan peran manusia dalam menyelesaikan tantangan dengan memanfaatkan berbagai inovasi dan perkembangan digital yang ada.

Sebagai Kader HMI yang mempunyai tekad tinggi untuk menjadi insan akademis yang haus akan ilmu pengetahuan, pencipta dan pengabdi, dimana sebagai kader HMI yang sejati menjalankan tugas dan kewajibannya mengabdikan diri serta menciptakan inovasi baru demi terwujudnya masyarakat yang adil dan Makmur. Didalam perkaderan HMI menjunjung tinggi pengabdian terhadap kemakmuran masyarakat. Terbukti dengan terlibatnya kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh para kader HMI. Mulai dari turun ke jalan menentang kebijakan pemerintah yang memberatkan masyarakat, ikut bersosialisasi dalam menanggulangi penyebaran covid-19, memberikan santunan kepada warga yang dilanda musibah, merayakan hari-hari besar islam dan hari besar nasional, mengadakan webinar dan seminar kewirausahaan, seminar motivasi-mativasi kiat sukses dan webinar tentang kasus terbaru yang sedang melanda dekat dengan masyarakat serta berbagai kegiatan positif lainnya yang menunjukan jiwa pengabdian dari kami sebagai kader HMI.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top