Heart Cleansing & The Power of Fasting

Tau gak sih teman2 kalau yang dibersihkan bukan cuman wajah saja tetapi hati juga. Kalau hati kita keras maka bisa menimbulkan hati yg merasa iri, dengki, hasad, dan suudzon. Kalau hal ini terjadi maka kita akan merasa gunduh gulana cemas dan sulit untuk menjalankan perintahnya, berat beribadah serta jauh dari nya.

Ada 3 komponen jenis hati
– Qalbuna mayyith : hati yang telah mati, banyak melakukan kemaksiatan, kejahatan tanpa perasaan
– Qalbun Maridth : hati yang sakit, meliputi raa iri dengki dan penyakit hati lainnya
– Qalbun salim : hati yang bersih dan lurus. Tidak musyrik, tidak memiliki penyakit hati dan berbuat kebaikan. Hatinya orang beriman, ikhlas dan penuh cinta

Hati yang keras bisa dilunakkan dengan melakukan banyak amalan shaleh dan memohon ampun kepada Allah SWT. Dan di bulan ramadhan inilah momen yang sangat baik untuk memsucikan hati kita.

Betapa luar biasanya syariat Allah yang memberikan manfaat bagi ummat seluruh alam

Apa yang terjadi pada tubuh kita saat puasa? Saat berpuasa tubuh kita bisa memproduksi protein (BNF) yang berada di otak mampu merangsang dan mengendalikan pertumbuhan sel neuron baru dari sel induk saraf

BNF telah terbukti mamainkan neroplastisitas yang memungkinkan otak untuk terus berubah dan beradaptasi. Kemampuan ini membuat sel otak lebih tahan terhadap stress dan lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi

Puasa telah terbukti secara alami dapat meningkatkan kadar human growth hormone (HGH) untuk memberikan manfaat anti-penuaan, perbaikan, perlindungan saraf dan umur panjang yang sehat

Ketika kita berpuasa kita disuruh untuk mengontrol hawa nafsu kita, serta menahan segala hal hal yang merujuk kemaksiatan. Nah ketika itu semua terakumulasi maka secara tidak sengaja kita mengontrol diri dan emosi
Sehingga bisa lebih tenang, dan bisa mengendlikan diri. Dengan berpuasa kita lebih bersyukur dan menghargai makanan. Selain itu meningkatkan kebergantungan pada Alllah pada saat tirik terlemah kita. Kondisi fisik turun spiritualitas meningkat. Hal ini di bahas dalam surah At-Taubah : 120.

Bagaimana kita memaksimalkan amalam?
1. Buat target dan berusaha istiqamah
2. Tahan dulu yang lain-lain, perioritaskan ibadah
3. Perhatikan kuantitas dan kualitas
4. Be mindful, khusyu dalam shalat, meaningful life with deen, idrak shillah billah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top